Jauh, terlalu jauh...
Raga tak beranjak, bunga mimpi beranjak...
Bertanya apa kabar, dalam hati
Menjawab semoga baik, dalam hati pun
Rasanya ingin mengikuti asa
Mengikuti hati ingin bertemu
Melawan kungkungan membelenggu waktu
Tapi raga tetap disini
Mencari jejak yang tak berbekas
Hanya selintas momentum yang berjalan
Hanya itu yang berbekas
Namun tak sulit meraihnya kembali
Apa kabar?
Baik, kuharap begitu jawabnya
Semua bertumbuh dan semua dewasa kelihatannya
Umur bertambah, kerutan jua
Janji belum ditepati,
tetaplah menyala ketika kupijak tanahnya
Tetaplah tersenyum,
tahanlah air mata itu sekuatnya.
Aku hanya ingin bertemu dan tersenyum.
Sampai kini janji belum kutebus,
kau masih mengharapkannya...
Doa kuhantar pada langit dan matahari,
karena kita di bawah langit yang sama dan terkena matahari yang sama.
Jangan tutup matamu, jangan berpaling.
Maafkan saya...
Morbi leo risus, porta ac consectetur ac, vestibulum at eros. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus.