Angan, Bukan Asa

/
0 Comments

Kiranya kisah hanya mencumbu angan
Tangan menangkap angin
Bibir hanya menganga kecil, tidak sanggup mengucap
Waktu tak bicara, hanya mencibir
Ini bukan detik yang indah
Tapi angan berkata...
Hati melawan...
Hanya pasir dan air yang mampu menjawab gerak pelaku kaki
Yang lain diam...
Hanya angan yang mengerti...
Asa tak bertujuan, hanya angan yang bisa...
Karena nanti semua akan dibawa entah kemana, angan tak dapat menebaknya...



You may also like

No comments:

Popular Posts